Senin, 23 Januari 2017

Perbedaan Penggunaan Kata Sick dan ill, Hurt, Pain, Ache




Kadang kita dibingungkan dengan perbedaan penggunaan kata sick dan ill dan yang lainnya seperti hurt, pain dan ache karena semuanya mengarah pada satu makna yaitu sakit. Namun dalam penggunaannya, kita harus bisa menggunakan diksi (pemilihan kata) yang tepat karena salah menggunakan salah satu kata “sakit” dalam bahasa Inggris bisa mengakibatkan lawan bicara salah paham dan tentu hal ini bisa menjadi memalukan diri sendiri karena maknanya bisa sangat berlawanan arah jika yang memahami tidak peka atau memaklumi. Oleh karena itu, pelajari baik-baik perbedaannya di bawah ini.

Perbedaan Penggunaan Kata Sick dan ill.

1. SICK dan ILL

Ill lebih sering digunakan untuk kondisi badan yang tidak sehat, sementara sick, selain untuk kondisi badan juga sering digunakan untuk kondisi mental atau jiwa yang tidak sehat.
  1. Edi had to leave school early because he was ill.
    (Edi harus meninggalkan sekolah lebih awal karena dia sakit)
  2. She always laughs everywhere, it seems that she is sick.
    (Dia selalu tertawa dimana-mana, sepertinya dia sakit (jiwa).
Dalam bahasa Inggris Amerika, dua kata ini memiliki arti yang sama. Mereka merujuk kepada perasaan tidak sehat, apa pun penyebab sakitnya. Berbeda dengan Inggris Amerika, Inggris British menggunakan dua kata tersebut dalam makna yang berbeda. Sick paling sering merujuk kepada rasa seolah-olah kamu akan muntah (vomit) atau mual. Sedangkan ill untuk penyakit.

2. PAIN dan ACHE

  1. Kedua kata tersebut paling sering digunakan sebagai kata benda. Pain biasanya digunakan untuk rasa sakit atau ketidaknyamanan yang tidak tertahankan atau akut.
    Contoh:
    Yesterday, I suddenly felt a lot of pain in my stomach. I was taken to hospital where they discovered I had appendicitis.
    (Kemarin tiba-tiba aku merasakan banyak rasa sakit di perutku. Saya dibawa ke rumah sakit di mana mereka menemukan saya memiliki usus buntu.)
  2. Sedangkan Ache mirip dengan pain, tapi biasanya digunakan untuk merujuk kepada sakit yang sudah umum diketahui, seperti sakit kepala, sakit perut, sakit gigi. Jadi penyebutannya digabungkan dengan anggota tubuh. Misal, kalau yang dimaksud adalah sakit hati karena dihianati misalnya, maka artinya adalah heartache. Contoh:
    He is causing me a lot of heartache.
    Note: tidak seperti pain, ache bisa digunakan sebagai kata kerja.  Contoh:
    My back is really aching.
    I wish my leg would stop hurting, it really aches.

3. Hurt

Hurt sedikit berbeda dengan yang lain dalam hal itu biasa digunakan sebagai kata kerja dan kata sifat dan sebagai kata benda (tapi kurang umum). Dari beberapa kata sakit di atas, Hurt mungkin paling mirip dengan pain dan ache dan juga dapat berarti sama dengan melukai atau terluka. Bedanya, Hurt lebih cenderung terjadi karena faktor eksternal atau disebabkan oleh sesuatu di luar diri kamu.
Be careful on that ladder, you might hurt yourself if you fall. (Hati-hati di tangga itu, kamu bisa menyakiti diri sendiri jika terjatuh.
Demikianlah ulasan tentang Perbedaan Penggunaan Kata Sick dan ill, Hurt, Pain, Ache. Semoga membantu dan jika menurut kamu tulisan ini bermanfaat, mohon sharenya melalui tombol Like atau dengan meninggalkan komentar di bawah ini. Terima Kasih.

Kamis, 19 Januari 2017

Kreatinya Siswa

salah satu hasil kreatifitas anak kelas 6
self editing of Mannequin Challenged


disela jam kosong sekolah berkreatifitas dengan simple Handphone dan keasyikan anak-anak.

Senin, 16 Januari 2017

Pengertian Dan Contoh Dialog Like and Dislike Expression Dalam Bahasa Inggris





Pernahkah kalian pergi belanja dengan kawan kalian untuk mencari sebuah barang yang mempunyai jenis yang sama. Semisalnya kamu dan kawan ingin mencari tas? Namun karena kalian tidak mempunyai kesukaan yang berbeda kemungkinan dengan motif, warna, bahan dan lain sebagainya. Sehingga menimbulkan sebuah beberapa pandangan yang berbeda.
Perbedaan antara suka dan tidak suka, sering terjadi dalam kehidupan sehari hari. Meskipun mempunyai perbedaan dalam pandangan, kesukaan atau hal lain, semoga tidak membuat sebuah perpecahan atau pertikaian.


Dalam bahasa inggris kita menyebut ungkapan suka dan tidak suka dengan expression of like and dislike, untuk lebih jelas perhatikan ungkapan yang lazim diucapkan oleh seorang penutur:

Expression of likeExpression of dislike
·         I like   ...·         I dislike ..
·         I love so much·         I don’t like …
·         I am fond of ..·         I don’t love ..
·         I adore …·         I hate …
·         I am keen of …·         I can not stand ..
·         I love..·         ….. is not my favorite

·         there is nothing I like more than …
Berikut ini adalah contoh dialog tentang ungkapan suka dan tidak suka (like and dislike expression)

Dialog 1

Mitha and Nadin are in the fruit store, they want to buy some fruits for their friend who is being hospitalized.
Ratna    : Nadin, which fruit will we buy?
Nadin    : I prefer apple to orange
Ratna    :I like your idea
Nadin    :Lets choose the fresh apple. How many kilogram will we buy?
Ratna    : 2 kilograms
Nadin    : Ok
Terjemahannya
Ratna dan Nadin berada di toko buah, mereka ingin membeli buah untuk kawan mereka yang sedang dirawat dirumah sakit.
Ratna    : Nadin, buah apa yang akan kita beli?
Nadin    : Aku lebih suka apel dari pada jeruk
Ratna    : aku suka idemu
Nadin    : Ayo pilih buah apel yang segar. Berapa kilogram yang akan kita beli?
Ratna    : 2 kilogram
Nadin    : Oke

Dialog 2

Fairuz and Yumna are in the department store, they are shopping to buy shirt and t-shirt for the holiday.
Fairuz    : What cloth will you wear in next holiday ?
Yumna  : T shirt. and how about you?
Fairuz    : Shirt, it is comfort.
Yumna  : Why do you use t -shirt? is cooler and more comfortable than shirt. How about black t-shirt?
Fairuz    : I dislike black, I choose white one. Black is hotter in our body if we are in the outside
Yumna  : sorry, I don’t know about it. Lets pay them in the cashier.
Terjemahannya
Fairuz dan Yumna berada di pusat perbelanjaan, mereka sedang berbelanja untuk membeli kemerja dan kaos oblong untuk liburan.
Fairuz    : Pakaian apa yang akan kamu pakai untuk liburan besok?
Yumna  : kaos T-shirt. dan bagaimana menurutmu?
Fairuz    : kemeja, ini nyaman.
Yumna  : Mengapa kamu tidak menggunakan kaos oblong? ini leebih dingin dan lebih nyaman dari pada kemeja. Bagaiamana dengan kaos T-shirt hitam?
Fairuz    : aku tidak suka hitam. aku pilih yang putih saja. Hitam lebih panas pada badan kita kalaiu kita berada di luar ruangan.
Yumna  : Maaf, aku tidak tahu mengenai itu. Ayo bayar di kasir.


Demikian penjelasan yang bisa kami sampaikan tentang Pengertian Dan Contoh Dialog Like and Dislike Expression Dalam Bahasa Inggris semoga artikel ini bermanfaat dan dapat membantu anda dalam mengerjakan tugas. sampai jumpa di artikel kami selanjut nya.
 

5 Jenis Metode Pembelajaran Bahasa Inggris Terpopular Di Kalangan Pengajar



5 Jenis Metode Pembelajaran Bahasa Inggris Terpopular Di Kalangan Pengajar.
Dalam dunia pendidikan metode pembelajaran sangatlah penting karena untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Mengajarkan bahasa asing sebagai bahasa target merupakan sebuah tantangan terutama bagi seorang guru. Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa bahasa asing yang saat ini sebagian besar diajarkan di setiap sekolah-sekolah Indonesia adalah bahasa Inggris.
Pada kesempatan ini, penulis akan membahas tentang beberapa metode dalam pengajaran bahasa inggris. Namun sebelumnya apa itu metode pembelajaran? Well, good readers metode adalah sebuah cara. Selain itu ada pengertian lain yang menyatakan bahwa metode pembelajaran adalah cara yang digunakan guru untuk memper- mudah dalam nyampaikan materi guna mencapai tujuan. Dibawah ini beberapa metode dalam pembelajaran:

1. Grammar Translation Method (GTM)
Metode ini menyangkut dengan metode pembelajaran grammar bahasa Latin dan bahasa Yunani. Metode GTM digunakan untuk berbicara, membaca dan menulis Latin. Metode ini dibagi menjadi dua bagian yaitu: pertama, aturan dan model pola. Kedua, kalimat yang akan diterjemahkan ke dalam dan dari bahasa target. Metode ini termasuk pembelajaran aturan grammar, pembelajaran gramatikal kata, dan pembelajaran menggunakan aturan (rumus) dalam mengartikan kalimat. Metode ini digunakan oleh Amerika Serikat tahun 1890. Di metode ini kosa kata bahasa target, dipelajari melalui terjemahan langsung dari bahasa asli. Kemudian hasil terjemahannya di diskusikan.
Keutamaan metode ini adalah fokus pada terjemahan bentuk ketatabahasaannya, dan menghafal kosa kata. Kemudian cara pembelajarannya yaitu sangat sederhana. Metode ini hanya meng- gabungkan kegiatan pembelajaran grammar dan terjemahannya. Hasilnya pembelajar bahasa tidak mampu menggunakan bahasa target untuk berkomunikasi.

 2. Audio-Lingual Method (ALL)
Metode ini diperkenalkan di Amerika Serikat tahun 1940. Walaupun metode ini tergolong sangat tua, tetapi banyak guru yang masih menggunakan metode ini. Secara teknisnya, metode ini di dukung dengan alat bantu yang berhubungan dengan mesin seperti tape recorder dan laboratorium bahasa.
Dalam Audio Lingual Method ini pembelajar bahasa dilengkapi dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk komunikasi yang efektif dalam bahasa asing. Kemudian pembelajar bahasa juga diharuskan untuk memahami bahasa dan budaya orang asing yang bahasanya mereka pelajari. Awalnya metode ini diperkenalkan untuk mempersiapkan orang menjadi ahli atau master bahasa asing secara lisan dalam waktu yang cepat dan bahasa yang ditekankan yaitu singkat, terutama dalam bahasa dalam bentuk lisan. Metode ini beranggapan bahwa berbicara dan mendengar adalah kesempatan yang utama, kemudian membaca dan menulis menjadi yang kedua.

3. Silent Way
Silent way adalah nama metode pembelajaran bahasa yang ditemukan oleh Caleb Cattegno. Metode ini menggunakan batang atau peta angka dalam pembelajarannya. Dalam metode ini aturannya adalah bahasa guru nya relatif lebih sedikit agar pembelajar (siswa) nya menjadi lebih aktif dalam menghasilkan bahasanya.
Guru hanya berfungsi sebagai pemandu, sumber dan penilai. Pembelajar bahasa biasanya dibiasakan untuk befikir konsep dahulu sebelum bahasanya diucapkan. Mereka harus mengerti apa yang akan mereka katakan sebelum mereka mengatakannya. Pemahaman pertama, kemudian berbicara.

4. Community Language Learning (CLL)
Nama dari metode ini diperkenalkan dan dikembangkan oleh Charles A. Currandan dan teman sejawatnya. Curran adalah spesialis dalam Konseling dan seorang Profesor di Universitas Loyoya Chicago. Metode ini juga disebut dengan pembelajaran konseling. Komunitas pembelajaran bahasa hadir menggunakan teori pembelajarn konseling untuk mengajar bahasa asing.
Istilah konseling itu sendiri mengacu pada hubungan antara konselor dan klien. Dalam metode ini guru sebagai konselor dan siswa sebagai klien. CLL ini memandang bahwa bahasa pembelajar adalah keseluruhan dari diri sesorang yang meliputi psikologinya antara lain emosi dan perasaan.
Bahasa guru yang digunakan menyesuaikan dengan kondisi dan situasi dimana pembelajar bahasa itu belajar bahasa asing. Kemudian cara pelaksanaa pembelajarannya berbeda-beda berdasarkan budaya, tingkat kecakapannya, dan keadaan ruang kelas.

5. Total Physical Response (TPR)
Total Physical Response adalah salah satu metode yang dikembangkan oleh James J. Ashers, seorang profesor psikologi di Universitas di Santa Jose, California. Dr. Ashers memulai percobaanya dari perkembangan psikologi, teori pembelajaran dan prosedur pembelajaran bahasa. Kebalikan dari metode sebelumnya, jika dalam TPR ini dipercaya bahwa pembelajar itu harus memahami bahasa sasaran atau target sebelum berbicara. Pembelajar bahasa dapat belajar melalui tindakan observasi diri sendiri. Dengan melakukan observasi dan penampilan, mereka akan memahami bahasa yang dipelajari. Mereka juga akan memahami bahasa dari melihat tindakan dan mendengarnya. Di TPR ini guru akan mempraktikkan apa yang akan diajarkannya. Sebagai contoh: ketika mengajarkan nose maka ia akan menyentuhnya.
Metode ini dapat digunakan dalam pengajaran anak-anak dan orang dewasa. Yang menjadi dasar dalam metode ini yaitu kebahagiaan membuat pembelajar tertarik dalam bahasa inggris.
Semoga pembahasan diatas dapat bermanfaat bagi para pembaca.